March 18, 2020

Leroy Sane Menceritakan Mimpi Buruk Cedera

Bintang Manchester City Leroy Sane, menceritakan bagaimana rehabilitasi cedera otot ligamen yang diterimanya dan secara khusus memuji Ilkay Gundogan dan Benjamin Mendy yang selalu membantunya.

Sane terpaksa duduk di sisi lapangan selama musim 2019/20 setelah mengalami cedera parah ketika tampil di Community Shield lawan Liverpool, Agustus tahun lalu. 

Pemain berusia 24 ini berstatus pemain kunci di skuad Pep Guardiola di tiga musim pertamanya di Etihad Stadium dengan mencatat 134 penampilan dan 39 gol di semua kompetisi. 

Sane kemudian berlatih lagi jelang duel leg kedua babak 16 besar Liga Champions lawan Real Madrid namun wabah virus corona telah membatalkan pertandingan. 

Sang winger sekarang harus menunggu lebih lama lagi sebelum beraksi di atas lapangan dan dia mengungkap dukungan yang diterima di masa-masa sulit karier. 

Di masa lalu, Gundogan dan Mendy pernah menerima cedera serupa dan Sane berterima kasih atas nasihat dan bimbingan dari rekan setimnya tersebut. 

“Seluruh tim membantu saya,” ujarnya di laman resmi klub. 

“Tetapi saya lebih sering membicarakannya bersama Gundogan dan Mendy, apa yang mereka lakukan, apa yang akan terjadi dan pengalaman-pengalaman mereka lainnya.”

“Itu sangat membantu dan saya senang mereka terus memberi dorongan.”

Sane lalu menjelaskan cara menjaga fokus selama jauh dari lapangan. “Ini adalah cedera terparah dan terlama yang pernah saya alami.”

“Sangat sulit terutama di hari pertama setelah operasi karena Anda tidak bisa bergerak sama sekali dan situasi itu bukan hal yang biasa dihadapi oleh atlet.”

“Anda harus memotivasi diri sendiri setiap hari karena menyadari rehabilitasi akan berjalan lama, tetapi itu juga jadi kesempatan bagus untuk memperbaiki kelemahan.”

“Itulah kenapa saya mengambil kesempatan tersebut untuk berusaha pulih dan bisa kembali dengan lebih kuat.”